Soal Recall: Toyota Pastikan C-HR di Indonesia Tidak Terdampak

Suara.com – Toyota baru-baru ini mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap model C-HR di Amerika Serikat karena masalah baut roda belakang longgar. Namun, PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku distributor resmi Toyota, juga memasarkan C-HR, memastikan model yang dipasarkan di Indonesia tidak terdampak.

“C-HR yang di Indonesia tidak terlibat recall,” kata Henry Tanoto, Vice President PT TAM, saat dihubungi Suara.com, Rabu (17/10/2018).

Toyota C-HR sebenarnya terbilang mobil yang masih sangat baru. Mobil ini belum genap berumur dua tahun karena baru diluncurkan di Jepang pada Desember 2016. Sementara di Indonesia, C-HR baru meluncur menjelang event IIMS 2018 pada April 2018.

Di Indonesia, C-HR didukung mesin 2ZR-FBE 4-silinder, DOHC, Dual VVT-i, 1.8L, bertenaga 141 PS dan torsi 17,4 kg.m, dengan CVT 7 percepatan. C-HR juga sudah dilengkapi Vehicle Stability Control (VSC), ABS+EBD+BA, dan Hill Start Assist.

Sedangkan harganya Rp 488,5 juta untuk tipe single tone, dan Rp 490 juta untuk tipe two tone. Hadir sebagai pendatang baru, crossover racikan Toyota ini bersaing dengan Honda HR-V 1.8 L, Mitsubishi Outlander 2.0 L, dan Mazda CX-3 2.0L.